RSS

[Fan Fiction] Don’t Love Anyone Else ~ part 1

20 Jul

Author: mycolorisland

Genre: romance

Rate: 15+

Cast: Eric Mun (Shinhwa, actor), Shin Kihyun (ex-member Battle, actor), Yoon Eunhye (ex-member Baby VOX, actress), Kim Jong Kook (singer)

Suppoting cast: Kimjun (T-Max), Ryu (Battle), Lio (Battle), Hwichan (Battle), Chris (Battle), Taehwa (Battle), RIP Kim Minsoo (Monday Kiz), Nakamaru Yuichi (KAT-TUN), Tony Ahn (H.O.T), Nisa Kim

Fictional cast: Ahn Yuri, Shin Ranbyul, Jung Eunah, Choi Hani, Han Hyanggi, Jung Hyokyung, Song Haseok, Shin Jibin, Han Eunkyung, Song Jiyoo, Shin Hyejae

Backsound: Tick Tock Tick Tock ~ Shin Hye Sung

Disclaimer: this story originally from my own imagine, plagiat is not good for your health ^^. Eric Mun is a member of Shinhwa, actor, producer, belongs to Topclass Entertainment. Shin Ki Hyun is ex-member of Battle and he’s an actor of Korean Drama (My Fair Lady). Yoon Eunhye is an actress of Korean Drama (Princess Hours, My Fair Lady, Lie To Me). Kimjun belongs to Planet905. Battle belongs to Good Entertainment (they’re the winner of popular show “Battle Shinhwa”). Kim Jong Kook belongs to 101 Entertainment. Nakamaru Yuichi belongs to Johnnys Associated. Tony Ahn belongs to TN Entertainment

ooOoo

“Bagaimana keadaanya?” Tanya Shin Ranbyul cemas

“dia terkena tifus. Tapi jangan cemas, kondisinya sudah mulai stabil. Barusan kuberi obat tidur supaya dia bisa istirahat” ucap dokter Nakamaru pelan sembari melepaskan stetoskopnya.

“syukurlah…”

“Honey, aku akan pulang cepat hari ini. Nanti kita pulang bersama saja. oke?”

Shin Ranbyul mengangguk pelan mengiyakan permintaan sang suami. Tak lupa sebuah senyuman manis terbentuk di bibirnya.

“baiklah, aku tinggal dulu ya? Masih ada beberapa berkas pasien yang harus kuperiksa” ucap dokter Nakamaru

Ranbyul menarik selimut Yuri supaya terlihat lebih rapi. Tak lama berselang, sesosok pria masuk dengan tergopoh-gopoh

“Ranbyul, bagaimana keadaan Yuri?”

“Dia sedang istirahat , dokter baru saja memberinya obat tidur” ucap Shin Ranbyul pelan.

Eric hanya bisa menghembuskan nafas tanpa mampu menyembunyikan gurat kecemasannya. Pandangan matanya tak mau beranjak sedikitpun dari sosok yang tergolek lemah di ranjang rumah sakit. Ahn Yuri, ia ditemukan pingsan saat berada di backstage fashion show siang tadi. Karena tidak segera sadar, ditambah dengan demam yang sangat tinggi membuatnya dilarikan ke rumah sakit.

“kata dokter ia didiagnosa tifus, jadi harus opname beberapa hari disini” ujar Ranbyul memecah keheningan

“Hhh… mungkin dia terlalu stress, akhir-akhir ini butik sangat sibuk mempersiapkan rangkaian fashion show pertama kami —-”

“dan ditambah masalah diantara kami” sambung Eric cepat sebelum Ranbyul menyelesaikan kata-katanya.

“oiya, jangan sampaikan kejadian ini pada Tony Ahn hyung. Ia pasti sangat cemas mendengar kabar jika adiknya dirawat di rumah sakit. Sebelum ia kembali dari Jepang aku akan menyelesaikan semuanya”

“lalu apa rencanamu selanjutnya oppa?”

“pernikahan akan tetap berjalan sesuai rencana, aku akan tetap mempertahankannya” jawab Eric datar.

“lalu Yoon Eunhye-ssi?”

Eric hanya terdiam…

ooOoo

[Yuri POV]

“Rumah Sakit…” gumamku pelan sambil menerawang.

Kupandangi tangan kananku yang dibalut selang infuse. “mengapa tidak mati sekalian saja?” aku tersenyum sinis

Mendadak aku teringat hal yang membuat pikiranku tersita penuh. Bukan, bukan karena persiapan fashion show. Tapi foto-foto itu…

Masih begitu jelas tergambar di mataku, pria itu mengkhianatiku. Dia, pria yang telah membuatku menepikan hati-hati yang lain. Dia, yang membuatku menunggunya sekian tahun. Dia, yang telah menghancurkan hatiku, menatanya kembali, dan dengan mudah menghancurkannya sekali lagi. Tidak cukup hanya dengan berkeping-keping tetapi sudah seperti debu, menguap dan hilang. Sekarang aku lebih mirip zombie karena tidak punya hati.

“Yuri… apa kau merasa lebih baik sekarang?” Tanya seseorang yang tiba-tiba muncul di hadapanku. Eric datang menjengukku dan membawakan sebuket besar bunga Lili putih kesukaanku.

Aku hanya terdiam dan membuang muka, ah tidak! lebih tepatnya tidak mau berbicara sepatah katapun dengannya. Malas!

Dapat kutangkap dengan ekor mataku, Eric menatapku dengan pandangan merasa bersalah. Apa yang harus kulakukan? Memeluknya lalu menangis di dadanya? sekedar melayangkan senyuman saja aku tidak sudi. Biarlah, kurasa dengan diam seperti ini akan lebih baik.

“Yuri, kau mau minum?”

Aku diam

Sejurus kemudian tangannya menyentuh keningku, “kau masih demam…” ujarnya dengan nada cemas, namun dengan cepat kuturunkan tangannya dari keningku. Hal itu membuatnya semakin merasa bersalah. Mungkin juga ia tahu jika aku sedang sangat marah kepadanya.

“Yuri, aku mohon bicaralah. Katakanlah sesuatu padaku. Kau boleh marah padaku, kau boleh memakiku, kau juga boleh memukulku” ujarnya seraya menggenggam tanganku. Dengan cepat pula kulepaskan tanganku dari genggamannnya.

“tolong jangan kau siksa aku seperti ini, aku bingung apa yang harus kulakukan supaya kau percaya padaku?memang dulu kami punya hubungan special, namun sekarang aku dan Yoon Eunhye hanya berteman”

Hatiku semakin remuk ketika ia menyebut nama wanita itu…

“Ahn Yuri-ssi….!” Sapa seorang wanita dengan suara begitu manis

Aku & Eric menoleh kea rah sumber suara.

“Eric??? Kau disini?” serunya malu-malu. “Yuri, kudengar dari designer-mu Choi Hani-ssi kalau kamu sedang sakit dan dirawat di rumah sakit ini. Begitu mendengar kabar, aku langsung kesini. Oiya ini kubawakan bubur ” ujarnya panjang lebar. Setelah meletakkan rantang berisi bubur, kemudian ia duduk disamping ranjang.

Yoon Eunhye. Kurasa semua orang sepakat menyebutnya sebagai wanita yang cantik, seksi, dan menggoda. Sebagai Artis & model terkenal, siapa yang tidak kenal dia?. Sejak 2 bulan terakhir ia menjadi pelanggan setia butikku. Kami sangat dekat, hubungan kami nyaris seperti saudara. Karena aku tidak memiliki kakak perempuan, maka ia kuanggap sebagai eonni-ku.

Namun, sejak 5 hari yang lalu persepsiku tentangnya berubah 180 derajat. Terutama ketika ia menceritakan kisah cintanya. Ia berpisah dengan kekasihnya sekitar 6 tahun yang lalu karena sebuah permasalahan. Namun, 1 bulan ini ia kembali bertemu dengan kekasih masa lalunya itu. Rasa cintanya yang masih terpupuk itu mendekatkan mereka kembali. Ia tidak pernah menceritakan kepadaku siapa pria itu. Tapi, entah mengapa hatiku tergerak untuk mencari tahu siapa pria itu.

Bersamaan dengan itu, sebuah amplop cokelat yang dikirimkan sahabatku Kimjun merubah segalanya. Kekasih Jung Eunah itu mengirimkan foto-foto yang merubah segalanya. Karena foto yang berisi sesosok pria & wanita sedang bercengkerama dengan mesra itulah yang mengantarkanku terjebak di ruangan serba putih ini.

‘Yuri, kau tahu tidak?’ Tanya Eunhye eonni sedikit berbisik, kontan membuatku penasaran. Ia berdiri, mengitari ranjang dan berdiri di samping Eric

“dia, pria yang kuceritakan tempo hari” ujarnya ceria sembari menggamit lengan Eric. “kami pasangan yang cocok bukan?” tanyanya dengan tampang innocent. Kupaksa senyum terkembang di bibirku walau rasanya di hatiku ingin menangis. Kulihat wajah Eric berubah aneh…

Setelah mereka pergi, pikiranku semakin kalut. Aku mulai gelap mata, tanpa sadar kukeluarkan seluruh tablet obat dari botolnya. Kutatap puluhan tablet putih itu di genggaman tanganku dengan tatapan datar, mataku mulai terasa panas dan tubuhku bergetar. Tanpa pikir panjang, kumasukkan semua tablet putih itu ke mulutku. Sekarang ujung mataku terasa basah…

“Nona!!! Apa yang kaulakukan????” teriak seorang pria tiba-tiba, ia dengan cepat melemparkan semua yang ada di genggamanku.

Apa-apan orang ini? Masuk kamar orang seenaknya sendiri. Mataku tajam menatapnya

“jangan campuri urusanku! Siapa kau? Apa pedulimu?” teriakku pada orang itu, dengan cepat kuambil lagi botol obat yang ada di meja samping ranjangku. Kukeluarkan isinya dengan terburu-buru. Secepat kilat tangan pria itu merebutnya dariku

“pikiranmu sangat pendek! Kau mau bunuh diri?” teriaknya, sedetik kemudian ia membuang botol obat keluar jendela.

Mataku sudah tertutup kabut, terlihat kabur. Perlahan air mataku mulai turun. Kudengar ia memanggil perawat dan beberapa saat kemudian dokter Nakamaru sudah berada di ruanganku.

[Yuri POV end]

ooOoo

Berkas-berkas berserakan di meja kerja big bos majalah lifestyle “d’style” itu. Wajahnya terlihat kusut, namun pesona seorang pria masih lekat pada sosoknya yang berkarisma. Akhir-akhir ini masalah yang ia hadapi begitu pelik membuatnya sulit berkonsentrasi dengan pekerjaan kantor.

Suara pintu diketuk membuatnya tersadar dari pergulatan pikirannya

“Eric-ssi, ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan anda” ujar Nisa Kim, bawahannya

“baik, persilakan dia masuk” jawab Eris cepat

Sesaat kemudian muncul seorang wanita berparas ayu memasuki ruangannya

“oppa…” sapanya sembari tersenyum manis

Eric langsung membuang muka, “aku tidak ada waktu berurusan denganmu sekarang, aku sangat sibuk. Lihatlah berkas-berkas yang belum kuperiksa sangat banyak”

“tadi karyawanmu bilang aku bisa menemuimu?”

“mendadak aku teringat ada meeting penting saat ini” Eric melihat jam tangannya, “gawat, aku terlambat!”

Dengan cepat Eric merapikan berkas-berkas di mejanya kemudian dimasukkan menjadi satu map. Ia menyambar jas-nya dan dipakai buru-buru. Eunhye hanya melongo melihat tingkah Eric. Sadar bahwa Eric keluar ruangan, ia kemudian berlari menyusul Eric

“oppa! Tunggu!” teriak Eunhye

“sudahlah kau pulang saja, aku sibuk!”

Mendadak Eunhye memeluk Eric dari belakang, kontan saja membuat langkah Eric terhenti.

“Eunhye, kumohon lepaskan. Aku sudah terlambat oke?”

Bukannya melepaskan, tetapi Eunhye justru mempererat pelukannya

“biarkan seperti ini oppa, sebentar saja” ucap Eunhye lirih

Diujung koridor, Yuri yang masih terlihat pucat berdiri mematung melihat pemandangan tak biasa itu. Dadanya mulai bergemuruh, ada sesuatu yang menghujam ulu hatinya. Begitu sakit. Dengan cepat ia berbalik dan pergi menjauh

“Eunhye lepaskan! Hentikan semua ini!” teriak Eric tidak sabar, dengan kasar ia melepaskan tangan Eunhye yang melingkar di pinggangnya

“Hentikan? Apa maksudmu?”

“hentikan semua permainan konyolmu ini !” pinta Eric tegas

“ini bukan permainan oppa, aku benar-benar masih mencintaimu”

Eric tersenyum sinis “Hhh.. mencintai? Lalu apa ini?” Tanya Eric menunjuk sebuah cincin di jari manis Eunhye

“kenyataannya kau adalah tunangan seniorku, Jong Kook hyung. Apa kau lupa hal itu? Apa kau tidak pernah sekalipun memikirkan bagaimana perasaannya jika kau lakukan ini padanya?”

Eunhye hanya mampu terdiam, ia sama sekali tak mampu berkata-kata disaat seperti ini

“dan juga, aku sudah memiliki calon istri. Kau tahu Yuri?”

“Ma..maksudmu Ahn Yuri-ssi?” Tanya Eunhye tidak percaya

“ya, Kau tahu? Banyak pria diluar sana yang tertarik padanya. Tapi dia selalu mencoba untuk setia padaku. Lalu apa salah jika aku melakukan hal yang sama untuknya?”

Perkataan Eric membuat Eunhye terhenyak dan ia nyaris roboh. Beruntung ia mampu menahan dirinya sendiri untuk tidak terjatuh. Eric kemudia berbalik tanpa mempedulikan kondisi Eunhye. Namun, langkahnya seketika terhenti melihat pria yang sudah berdiri sejak tadi di belakang mereka.

“Kim Jong Kook hyung…” gumam Eric lirih

ooOoo

[Yuri POV]

Apa yangkulihat barusan?

Mengapa mereka melakukan hal itu?

Pikiranku mulai kacau, apa yang harus kulakukan sekarang?. Ingin rasanya tidak mempercayai semua ini. Tapi bagaimanapun juga semua terjadi di depan mataku sendiri

“Bruk!!!”

Sepertinya aku menabrak seorang pengatar bunga, karena kulihat bunga berserakan dimana-mana.

“Aaahhh… bungaku hancur! Nona kalau jalan hati-hati” teriaknya

“maaf… kau???”

“kau ????”

Bukankah dia pria yang kemarin menggagalkan rencana bunuh diriku? Ah, sial sekali bertemu dengan orang ini lagi?

“kau nona yang kemarin mau bunuh diri itu kan?” selidiknya dengan menyipitkan mata yang sebenarnya cukup lebar untuk ukuran mata orang Korea

“Aaa! Jangan-jangan kau kabur dari rumah sakit ya? Lihat gelang rumah sakit ini masih ada di pergelangan tanganmu!” ujarnya menganalisa

Memang benar, aku lari dari rumah sakit untuk menemui Eric. Tapi apa yang kudapat? Sebuah pemandangan yang membuatku semakin gila.

“sudah, ayo berdiri. Akan kuantar kau kembali ke rumah sakit”

Pria itu mengantarku kebali ke rumah sakit dengan mobilnya, anehnya aku menurut saja. Aku tak mampu berpikir, pikiranku terlampau kosong sekarang. Pemandangan di koridor kantor d’style tadi kembali berkelebat didepanku. Begitu nyata. Tidak! Aku tidak ingin melihatnya lagi! Aku ingin berlari!

“Bruukk!!”

Tubuhku serasa melayang diudara sebelum akhirnya menimpa sesuatu yang keras. Kurasa ini aspal jalan raya. Tubuhku terguling berkali-kali. Apa aku ini bodoh? Turun dari mobil disaat mobil masih melaju kencang?

Seketika banyak orang mengerubungi tubuhku yang berbau anyir. Sayup-sayup kudengar suara pria pengantar bunga itu berteriak berusaha menyadarkanku. Namun, suaranya semakin lama semakin mengecil kemudian hilang, tak terdengar, dan gelap…

[Yuri POV end]

ooOoo

“bagaimana? Kau sudah baikan?” Tanya seorang pria yang tadi menyelamatkan Yuri. Karena ia masuk tanpa permisi membuat Yuri sedikit jengkel, terlebih sudah dua kali usaha bunuh dirinya gagal karena orang yang tidak tahu aturan yang satu ini.

“Hm… ini, bunga kaktus untukmu” ujar Kihyun dengan ceria. Alis Yuri berkerut, dengan ragu diterimanya bunga kaktus yang ditanam dalam sebuah pot mini itu.

“mengapa kau memberikan ini padaku? Biasanya yang mejenguk orang sakit sepertiku membawakan bunga Lili, mawar, atau yang sejenisnya. Tapi kau malah memberiku kaktus?”

Kihyun tersenyum “Kaktus, ia memang berduri dan jika tertusuk durinya akan terasa sangat sakit. Tapi ia menyimpan filosofi yang dalam. Habitat asli kaktus adalah di gurun. Disaat bunga lain layu kemudian mati karena kekeringan & tidak disiram oleh air, justru kaktus mampu bertahan di tengah kerasnya cuaca gurun. Jadi ia bunga yang tahan banting, ia kuat…”

Kihyun terdiam sejenak menatap Yuri yang sedang memandangi kaktus ditangannya tanpa sedikitpun ekspresi tergambar di wajahnya.

“seperti halnya manusia, di dunia ini siapa sih manusia yang tidak punya masalah? Tidak ada. Mau dia pejabat, artis, pengusaha, anak sekolah semuanya pasti dihadapkan pada masalah. Ketika satu masalah selesai, kita akan dihadapkan pada masalah yang lain. Seperti tiada putus-putusnya masalah yang mendera. Tapi inilah hidup, inilah kenyataan yang harus dihadapi”

Yuri terhenyak dengan perkataan Kihyun barusan

“Jadilah seperti kaktus yang mampu bertahan ditengah ganasnya gurun & akhirnya berbunga indah”

Kemudian Kihyun pergi setelah sebelumnya mengucapkan selamat tinggal

“tunggu!” teriak Yuri yang membuat langkah Kihyun terhenti di ambang pintu

“siapa namamu?”

“namaku Kihyun, Shin Kihyun” jawabnya dengan ceria.

“lalu, siapa namamu?” Tanya Kihyun sedikit gemas melihat Yuri yang membutukan waktu cukup lama untuk menjawab

“Ahn Yuri, panggil saja aku Yuri” jawab Yuri sedikit tersenyum, ia merasa pria dihadapannya ini sangat menyenangkan. Senyumnya terlihat begitu jenaka.

“oiya aku seorang florist, jangan kaget ya? Jika ada pria yang berprofesi sebagai florist?” celotehnya, hhh… orang aneh, siapa juga yang Tanya?

“hm… bisakah kita bertemu lagi?” Tanya Yuri tiba-tiba. Tapi mendadak ia merasa bodoh, untuk apa ia menanyakan hal itu?. Ingin rasanya menelan kembali perkataan yang barusan keluar dari mulutnya.

“tentu saja” jawab Kihyun singkat, ia tersenyum kemudian pergi.

Entah mengapa jawaban Kihyun tadi mampu menerbitkan kembali senyum Yuri yang hilang. Senyumnya semakin melebar ketika ia membuka kartu ucapan berhias pita yang tertancap dalam pot mini itu.

“bukannya ucapan semoga cepat sembuh, ini malah alamat flower shop-nya. Hahaha Dasar !”

Nada tawa Yuri terdengar renyah, sepertinya beban hidupnya mulai berkurang sekarang. Tanpa ia sadari, di luar pintu berdiri seorang pria tegap yang terlihat merenggangkan genggaman tangannya pada handle pintu dan memutuskan mengurungkan niat untuk menjenguk Yuri…

— BERSAMBUNG —

[PERSONAL NOTES]

Berat banget, berat banget !!! apalagi harus bikin cerita “cinta” antara Eric- Yoon Eunhye – Kim Jong Kook yang sebenarnya terinspirasi dari variety show new XMAN. Yang kalo kita ngeliatnya bikin terbakar cemburu *lebay*

Yasudah ayo mycolorisland tunggu saran & kritiknya. ini adalah fan fiction E-Yu series terakhir yang mycolorisland bikin lho…

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 20, 2011 in Fan Fiction

 

Tag: , , , , , , , , ,

13 responses to “[Fan Fiction] Don’t Love Anyone Else ~ part 1

  1. juneunnie

    Juli 20, 2011 at 4:07 pm

    -_- ternyata kisah cinta E-Yu couple rumit juga yah -_- ga jauh beda sama JunEun couple…😀
    Lanjutkan!!!
    Tp nanya ._. Sejak kapan kakak saya yang manis si Yoon EunHye jd biang kerok? -___-“

     
    • mycolorisland

      Juli 21, 2011 at 11:02 pm

      ini gara-gara episode variety show new XMan. nah, disana Eric – Yoon Eunhye – Kim Jong kook dikerjain terus. Jongkook keliatan suka eunhye, tapi eunhye cari perhatiannya sama eric. eric juga rada nanggepin gitu, tapi biasalah dengan sikap sok cool nya wkwkwkwkw

      jadi kedapetan ide kek begini, dulu malah mau aku pairing sama mantannya eric, park shi young tapi ga jadi hohohoho

       
  2. shoojinlimff

    Juli 22, 2011 at 8:20 am

    Bagus onn…
    i suka scene waktu Eunhye meluk Eric nah pas itu ada Yuri.
    aha… nelangsa bgt…

    i auka Kihyun deh…
    manis bgt. ahaha….

    lanjut onn… XDD

     
    • mycolorisland

      Juli 23, 2011 at 12:19 am

      iya Kihyun emang orangnya manis, dan cute banget. orangnya juga lucu😄

       
  3. ratnabewe

    Juli 23, 2011 at 10:03 am

    saya suka scene awalnya… Maru-Byul /plaak
    #narsis ^^

    Btw,cepetan dilanjutin unn karena saya gak akan sabar sama kelanjutan hubungan E-Yu😀

    aku seneng juga ada Kim Jong Kook oppa disini.. gomawo unnie-ya.. Love Kim Jong Kook ^_^
    Love Kookie *akibat Running Man*😀

     
    • mycolorisland

      Juli 24, 2011 at 9:00 am

      sabarrr… lagi on doing
      wahahaha situ kenal Kim Jong Kook ahjussi, si tukang rental otot ????? okelah… aku rada ngelirik dia gara-gara liat di XMan, dikerjain mulu sama Eric & Kim Dongwan XDDDD

       
      • ratnabewe

        Juli 25, 2011 at 12:54 pm

        iya.. aku juga tahu gosip mereka *Kim Jong Kook – Yoon Eun Hye* mereka dijulukin Sunday couple kan?? *kalo gak salah..
        Whaaah, Jong Kook ahjussi mah ototnya tidak perlu diragukan tapi kalo inget jaman dia baru debut dulu*aku lupa grupnya* ketawa sendiri abis badannya masih cungkring.. hahahahahaha

         
  4. mycolorisland

    Juli 25, 2011 at 4:15 pm

    aku baru tahu kalo mereka dsebut sunday couple, dia mah suka bikin affair sama lawan main di reality show. sama Eunhye unnie kan gara-gara tampil bareng di new XMan, trus ada 2 artis lagi yang digosipin punya affair sama Kim Jong Kook gara-gara tampil bareng di Family Outing
    grupnya Kim Jong Kook ahjussi namanya Thunder *kalo ga salah juga* hehehe, eh jujur belum liat foto debutnya jadi ga komen ^^

     
    • ratnabewe

      Juli 27, 2011 at 9:31 am

      aku tahunya mereka sunday couple soalnya di Running Man ada cuplikannya dan pernah dibahas dikit juga hehehe… sumpah si Eun Hye unnie mpe bengong gara2 Jong Kook megang pipinya pas di X-man hahahaha.. iye..napa ya si otot ahjussi yang atu itu emang demen deh kek gtu.. di Running Man aja dia pernah manjain Shin Bong Sun, terus dia sok sok couple-an ma Lizzy After School -__-” tapi dia emang tipe romantis deh unn, aye juga naksir soalnyaa ma dia.. apalagi kalo denger suaranya.. OmO…. gak sadar kalau dia udah 32 -__-”
      namanya Turbo unn, grup debutnya Kim Jong Kook ^^

       
      • mycolorisland

        Juli 28, 2011 at 8:30 am

        ahahahaha iya Turbo, Thunder kan personelnya MBLAQ ya *jadi malu*
        iya suaranya keren banget, pertama kali dengar lagu kolaborasinya sama SG Wannabe yang ONLY WIND ONLY WIND, eh? 32? Kim Jong Kook itu bukannya kelahiran 1976 ya? Eric yang kelahiran 1979 aja manggil dia hyung kok

         
  5. ratnabewe

    Juli 30, 2011 at 9:59 am

    aku belum denger yang only wind only wind >_<" aku suka yang come back to me soalnya.. hehehehe
    eh eh eh.. maksudku ya sgtu itu unn… dia emang kelahiran 76 *gak ngitung sie* hehehehehe

     
  6. sell you car

    Mei 23, 2014 at 5:18 pm

    I didn’t think so, and as your items move through the screening area.
    If you still have your correct journey details logged.
    Even if you are late or simply need to book expensive taxis, and
    no definitive recommendations are expected until at least
    10am’. When you are staying in Singapore. Snow has not yet buying cars
    been made but suggested Hong Kong, can handle up to 34 million passengers a year. http://social.fasterbook.cz/index.php?a=profile&u=ashelysayl

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: